Ini Fenomena Astronomi Penutup 2020 dan Pembuka 2021

CERMINWORLD.COM, Jakarta – Fase purnama Bulan akan menjadi fenomena astronomi yang akan menutup tahun ini. Berdasarkan informasi yang dibagikan Planetarium Jakarta lewat akunnya di media sosial, Bulan purnama akan terjadi pada hari ini, Rabu 30 Desember 2020.

Disebutkan bahwa Bulan akan berada pada puncak fase purnama pada pukul 10.28 WIB. Di wilayah Indonesia, tentu saja, fenomena itu baru bisa diamati ketika Bulan tersebut sudah terbit pukul 18.27 WIB, malam nanti.

Fase purnama Bulan akan berlalu setelah satelit Bumi itu terbenam pada Pukul 06.27 WIB, keesokan harinya. Bulan purnama atau penuh terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus.

Diawal tahun baru, tepatnya Jumat 1 Januari 2021, langit akan langsung menyajikan pertunjukannya yang lain: lanjutan fenomena konjungsi antara dua planet gas raksasa Jupiter dan Saturnus. Keduanya adalah planet terjauh dalam Tata Surya yang masih bisa diamati dari Bumi dengan mata telanjang.

Fenomena konjungsi nanti memang tidak ‘seagung’ 21 Desember lalu ketika keduanya rapat bak berpelukan pada jarak 0,1 derajat tampak dari Bumi. Pada 1 Januari nanti, konjungsi agung hanya pada jarak 1,2 derajat di antara keduanya. 

Puncak konjungsi itu akan terjadi pada pukul 08.30 WIB. Jupiter sendiri sudah akan terbit di langit pada hari itu sejak pukul 07.18 WIB dan akan terbenam pukul 19.40 WIB. Konjungsi ini terjadi saat Saturnus-Jupiter-pengamat di Bumi berada padsa satu sumbu yang sama. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *